Kaprodi PGSD FKIP UAD Dr. Sri Tutur Martaningsih, M.Pd beserta 2 dosen Prodi PGSD Probosiwi, M.Sn dan Meita Fitrianawati, M.Pd mengikuti Bimtek Akreditasi Lamdik yang diselenggarakan oleh Bidang Penjaminan Mutu  Himpungan Dosen PGSD Indonesia (HDPGSDI) Wilayah 1. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Malang tepatnya di Ijen Suites Resort & Convention Malang, (2-4/6/2022).  Kegiatan diketuai oleh Ibu Arina Restian, M.Pd. Kegiatan Bimtek Akreditasi Lamdik juga dihadiri oleh WR 1 UMM (Prof. Dr Syamsul Arifin, M.Si.) dan Ketua Umum HDPGSDI  Dr. Widya Karmilasari Achmad.

Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) merupakan  lembaga yang bertugas dan berwewenang untuk melakukan akreditasi program studi berdasarkan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi Pasal 4 Ayat (1) yang menyatakan bahwa Akreditasi untuk Program Studi dilaksanakan oleh LAM. Wokshop menghadirkan pembicara : 1). Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd; 2). Prof. Dr. Djoko Nurkamto, M.Pd; 3) Dr. Wahyudi, M.Pd.; 4). Dr. Aninur Rofieq, M.Kes, dan 5) Asmunin, S.Kom., M.Kom.

Pada sesi pertama, Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd., menyampaikan materi tentang Perubahan Mekanisme Akreditasi dan Kebijakan Akreditasi LAMDIK. “LAMDIK adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita, sehingga merupakan milik bersama” ungkap Prof. Muchlas. Selanjutnya Prof. Muchlas menyampaikan pentingya perencanaan dan persiapan dalam menyiapkan bahan akreditasi, karena bahan akreditasi tidak dapat dipersiapkan secara instan. “Akreditasi bukanlah bahan yang disiapkan dalam satu malam,” tambah Prof. Muchlas. Akreditasi harus dipersiapkan secara matang, terencana dan disusun dengan lengkap dan rapi.

Senada dengan yang disampaikan Prof. Samani, Dr. Wahyudi, M.Pd menyampaikan materi Implementasi Budaya Mutu Prodi PGSD melalui Akreditasi Lamdik. Akreditasi sebagai bagian dari budaya mutu. Agar budaya mutu sebuah organisasi dapat tumbuh dengan baik harus dipersiapkan dengan baik tidak hanya saat akan diakreditasi atau visitasi. Kunci keberhasilan budaya mutu suatu oragnisasi terletak pada leadership.

Lebih tegas Dr. Ainur Rofieq, M.Kes menyampaikan penyusunan borang akreditasi harus benar sesuai dengan bukti dan fakta. “Apabila menuliskan sesuatu yang tidak ada pada penyusunan borang, maka sama dengan anda bekerja di dua alam, yaitu alam ghoib dan alam nyata,”ujar Dr. Anie Rofieq. Dalam kegiatan ini Dr. Ainur Rofieq, M.Kes membedah instrument dan matrik penilaian akreditasi LMDK.

Asmunin, S.Kom., M.Kom, mendampingi para peserta latihan pengisian dokumen (data kuantitatif dan Evaluasi Diri), serta  sistem informasi dan teknologi LAMDIK. Pengisian data kuantitatif mengikuti petunjuk pada format yang telah disusun.

Peralihan akreditasi dari BAN-PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (LAMDIK), menuntut persiapan dan pemahaman lebih terhadap perbedaan mekanisme isian borang.  Bimtek ini bertujuan untuk mempersiapkan program studi PGSD menghadapi akreditasi LAMDIK, strategi melengkapi laporan evaluasi diri, kebutuhan data pendukung legalitas dan bukti lainnya. Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk membantu Prodi PGSD bersiap menuju PGSD Unggul.