Seminar Nasional Pendidikan 2026 Hibrid
Yogyakarta (15/10/2026) – PGSD FKIP UAD mengikuti Seminar Nasional Pendidikan. FKIP Universitas Muhammadiyah Gorontalo menyelenggarakan seminar tersebut. Seminar ini mengangkat tema “Transformasi Pendidikan di Era Digital: Membangun Guru Adaptif, Literasi Digital, dan Generasi Cerdas Finansial”.

Mengawali rangkaian kegiatan seminar tersebut, rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo menyampaikan keynote speech, sedangkan Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Gorontalo memberikan sambutan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad FKIP Universitas Muhammadiyah Gorontalo sekaligus implementasi kerja sama antara PGSD UAD dan PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Kegiatan tersebut, terdapat sekitar 300 peserta secara daring maupun luring. Peserta terdiri atas mahasiswa FKIP, guru, dan pemerhati pendidikan dari Kota Gorontalo serta kabupaten sekitarnya. Perwakilan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Gorontalo juga menghadiri kegiatan tersebut. Di sisi lain, Muhammad Ragil Kurniawan, S.Pd., M.Pd. Kepala Prodi PGSD UAD, menyampaikan materi yang berjudul “Pendidikan Karakter di Era Digital: Nilai, Etika, dan Kemanusiaan”. Muhammad Ragil Kurniawan, menegaskan bahwa guru tidak hanya menguasai teknologi pembelajaran. Dari hal ini guru juga perlu mengintegrasikan nilai, etika, dan kemanusiaan agar proses pendidikan tetap membentuk karakter peserta didik. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter generasi muda.

Muhammad ragil kurniawan, juga menyoroti pentingnya peran guru dalam membimbing peserta didik menghadapi perkembangan teknologi. Guru juga perlu menanamkan nilai-nilai positif agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, guru dapat menghubungkan penggunaan media digital dengan kegiatan pembelajaran yang mendorong sikap kritis, kepedulian, dan kejujuran.
Peserta menunjukkan antusiasme melalui diskusi dan interaksi selama seminar. Keterlibatan tersebut membuka ruang pertukaran gagasan mengenai tantangan pendidikan pada era digital. Melalui kegiatan ini, PGSD UAD dan PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo memperkuat hubungan akademik serta mendorong pengembangan pendidikan guru sekolah dasar yang adaptif, berkarakter, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Kolaborasi ini diharapkan terus mendorong inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas calon guru sekolah dasar.
(Ucy)


