Pelatihan P3K Mahasiswa Calon Guru PGSD UAD
Yogyakarta (27/06/2026) – Program Studi PGSD FKIP UAD menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan secara sangat meriah. Rangkaian kegiatan edukatif berkualitas memfokuskan sasaran utama bagi seluruh mahasiswa semester dua. Kegiatan edukasi bertempat pada Ruang 5.1.101 gedung Kampus 5 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Proses registrasi peserta mulai bergulir sangat lancar tepat pada pukul 07.30-11.30 WIB.
Pelaksanaan agenda besar berintegrasi langsung bersama materi esensial Mata Kuliah Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Seluruh mahasiswa praktikan wajib menguasai secara tuntas keterampilan medis dasar penanganan darurat seputar lingkungan sekolah dasar. Para calon tenaga pendidik masa depan memegang peran amat krusial dalam menjaga keselamatan siswa saat proses belajar. Penguasaan komprehensif materi pertolongan darurat senantiasa menjadi bekal utama guna menghadapi berbagai situasi mendesak kelak.
Danang Dwi Purwanto, M.Or., tampil sangat prima saat membagikan materi teori penanganan luka ringan secara komprehensif. Arif Indriyanto, S.Or., turut memandu jalannya sesi praktik pembidaian patah tulang secara langsung maupun sangat interaktif. Para peserta aktif mempraktikkan cara membalut luka secara tepat menggunakan kelengkapan medis berstandar mutu paling tinggi. Sesi simulasi interaktif sukses membuat seluruh mahasiswa fokus mencermati setiap arahan detail dari para narasumber ahli.
Keterampilan penolongan medis darurat nyata amat relevan menunjang profil unggul lulusan program pendidikan tingkat dasar. Guru sekolah dasar sering menemui beraneka kasus cedera ringan saat memandu jam pelajaran olahraga. Penguasaan ilmu pertolongan cepat terbukti ampuh mencegah fatalitas keparahan tingkat cedera anak usia sekolah. Fakultas senantiasa berharap para lulusan sanggup menunjukkan kompetensi mumpuni mengatasi situasi darurat lingkungan kerja.
Seluruh panitia sukses merampungkan segenap agenda pelatihan dengan menghadirkan atmosfir pembelajaran yang sangat kondusif serta produktif. Segenap panitia penyelenggara langsung sigap mengevaluasi kelancaran acara bersama tim dosen pengampu pelajaran terkait. Program pembekalan kemampuan medis dasar bagi para calon guru resmi berakhir dengan sungguh memuaskan. Sinergi harmonis area akademik senantiasa terus berjalan berkesinambungan guna mencetak tenaga pendidik profesional masa depan.
(han)




