Dosen PGSD UAD Sukses Selesaikan Studi Doktoral
Yogyakarta, (1805/2026) – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UAD kembali menghadirkan capaian akademik membanggakan melalui keberhasilan Dr. Siwi Purwanti menyelesaikan studi doktoral. Pencapaian tersebut memperkuat komitmen PGSD FKIP UAD terhadap pengembangan pendidikan dasar berkualitas. Selain itu, keberhasilan tersebut menunjukkan semangat dosen PGSD FKIP UAD dalam meningkatkan kompetensi akademik secara berkelanjutan.
Fokus kajian doktoral Dr. Siwi Purwanti berkaitan dengan pembelajaran IPA berbasis etnosains bagi calon guru SD. Disertasi mengangkat judul “Pengembangan Program Perkuliahan PCK Terintegrasi Etnosains untuk Mengembangkan Keterampilan Merencanakan dan Menerapkan Pembelajaran IPA bagi Calon Guru SD”. Penelitian bertujuan meningkatkan keterampilan calon guru SD saat merancang serta menerapkan pembelajaran IPA secara efektif dan inovatif.
Dalam wawancara singkat, Dr. Siwi Purwanti menjelaskan fokus utama penelitian selama studi doktoral berlangsung. “Fokus studi doktoral saya berada pada pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis etnosains,” ungkap Dr. Siwi Purwanti. Program perkuliahan PCK terintegrasi etnosains juga membantu calon guru SD mengembangkan kemampuan pedagogis dan profesional secara optimal.
Hasil penelitian menunjukkan program perkuliahan PCK terintegrasi etnosains memperoleh penilaian sangat layak, praktis, serta efektif. Selain meningkatkan keterampilan pedagogis, mahasiswa juga mampu mengembangkan pembelajaran IPA berbasis budaya lokal. Pengembangan kompetensi tersebut mendukung calon guru SD dalam menciptakan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Perjalanan studi doktoral menghadirkan berbagai tantangan selama proses akademik berlangsung. Dr. Siwi Purwanti menjelaskan bahwa manajemen waktu menjadi tantangan terbesar selama menempuh pendidikan doktoral. “Tantangan terbesar selama studi doktor adalah mengatur waktu antara pekerjaan, keluarga, dan kuliah,” jelas Dr. Siwi Purwanti.
Selain pengaturan waktu, kebutuhan pembiayaan juga menjadi bagian penting selama menjalani pendidikan doktoral. Namun, semangat belajar serta komitmen akademik mendorong proses studi berjalan optimal hingga selesai. “Kuncinya mampu mengatur prioritas dan membagi waktu secara proporsional,” pesan Dr. Siwi Purwanti kepada dosen PGSD FKIP UAD yang ingin melanjutkan studi doktoral.




