“FUTSAL KIDS se DIY 2017” SEBAGAI WADAH PENYALURAN BAKAT SISWA

“FUTSAL KIDS se DIY 2017” SEBAGAI WADAH PENYALURAN BAKAT SISWA

Ketua Panitia Joko Pitoyo, secara simbolis membuka turnamen “Futsal Kids se-DIY 2017”. (Dok. LSO CI) Sebanyak 16 Tim futsal SD, MI, SDI se-DIY  ikut...

 

Pengumuman Seminar Proposal Skripsi Periode November 2017 

Hari, Tanggal : Selasa, 21 November 2017 Waktu :  12.30  – selesai Tempat : R. Lab. Mikro Utara Penguji : 1.  Laila Fatmawati, M.Pd. 2. Fitri Indriani, M.Pd.I. NO NAMA NIM 1 Achmad...

 
Rangka Milad, HMPS Prodi PGSD UAD mengadakan Lomba Permainan Tradisional

Rangka Milad, HMPS Prodi PGSD UAD mengadakan Lomba Permainan Tradisional

WR 3 Dr. Abdul Fadlil, M.T dan Kepala Seksi TK-SD Dinas Dikpora DIY Drs. Surti Raharyanto membuka Lomba Permainan Tradisional dengan memainkan permainan Benthik....

 
 

Mahasiswa PGSD UAD Gelar Pentas Drama Dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia

Writed by Sudaryanto, M.Pd 

Foto Pentas Drama PGSD B 1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelas B Angkatan 2012 menggelar Pentas Drama dalam perkuliahan Bahasa Indonesia, Senin (20/5) di Ruang 09 Kampus 5. Dalam perkuliahan tersebut, para mahasiswa menggelar dua pentas drama, yaitu drama berjudul “Ibuku Beruang” dan “Bawang Merah dan Bawang Putih”.

Foto Pentas Drama PGSD B 2

Sudaryanto, M.Pd. selaku dosen pengampu perkuliahan Bahasa Indonesia mengatakan, pentas drama ini digunakan untuk memberikan kesempatan para mahasiswa PGSD dalam apresiasi drama, selain juga mengukur kemampuan menyimak dan berbicara mereka. “Pentas drama ini salah satu sarana bagi mahasiswa untuk dapat berekspresi secara lisan (berbicara) dan memiliki komprehensi lisan (menyimak) yang baik,” tambahnya.

Kelompok yang mementaskan drama “Ibuku Beruang” terdiri atas Agun (sebagai Pangeran), Tatik (sebagai Nenek Sihir), Ratna (sebagai Permaisuri), dan Misbahudin (sebagai Pengawal). Sementara itu, kelompok yang mementaskan drama “Bawang Merah dan Bawang Putih” terdiri atas Eka Putri (sebagai Bawang Putih), Fitria (sebagai Bawang Merah), Dien (sebagai Ibu Bawang Merah), Asih (sebagai Ibu Bawang Putih), dan Anjar (sebagai Ayah Bawang Putih). [sdy]

Comments are closed

Sorry, but you cannot leave a comment for this post.