Home » Mahasiswa » Gebyar Pendidikan Sekolah Dasar, Event Mengangkat Kembali Permainan Tradisional

 
 

Gebyar Pendidikan Sekolah Dasar, Event Mengangkat Kembali Permainan Tradisional

 

 

KURSUS MAHIR DASAR (KMD) 2019

KURSUS MAHIR DASAR (KMD) 2019

Yth. Mahasiswa PGSD UAD Semester III (Angkatan 2017) Mahasiswa angkatan sebelumnya yang belum menempuh KMD   Assalamu ‘alaikum wr wb. Berikut ini kami...

 
Bakti Sosial sebagai Aksi Nyata Mahasiswa PGSD FKIP UAD

Bakti Sosial sebagai Aksi Nyata Mahasiswa PGSD FKIP UAD

   Minggu (16/12) mahasiswa PGSD FKIP UAD mengelar bakti sosial yang terbagi ke berbagai daerah di Yogyakarta. Ada yang mengunjungi panti asuhan BASA di Moyudan...

 

Jadwal UAS Prodi PGSD Semester Gasal T.A. 2018/2019

Pengumuman bagi Mahasiswa Prodi PGSD, diberitahukan bahwa sesuai dengan kalender akademik T.A. 2018/2019 Ujian Akhir Semeserter (UAS)  akan diselenggarakan pada...

 
 

Minggu (4/11/2018) Himpunan Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMPS PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan telah sukses melaksanakan sebuah event yang dapat dikatakan sukses yaitu Gebyar Pendidikan Sekolah Dasar. Event ini adalah tahun ke 3 bagi HMPS PGSD. Sebelumnya di tahun 2017 juga telah terlaksana hal serupa.

Acara ini dilaksanakan di Lapangan Tamanan, Bantul. Acara yang ditujukan untuk anak SD se-DIY acara ini sukses menarik banyak peserta dari berbagai SD baik Negeri maupun Swasta.  Lomba GPSD ini di buka langsung oleh Dr. Dedi Pramono, M.Hum selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Dalam sambutannya beliau berpesan agar acara semacam ini perlu di tingkatkan serta melatih kegiatan motorik siswa. Turut hadir pula dalam pembukaan acara tersebut Surti Raharyanto selaku Disdikpora DIY, Sri Supriyani (Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul), serta Kaprodi PGSD UAD yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Ika Maryani, M.Pd selaku Sekretaris prodi.

Berita selengkapanya di http://hmps.pgsd.uad.ac.id/hmps-pgsd-uad-mengangkat-kembali-permainan-tradisional-di-tengah-gempuran-zaman/

Comments are closed

Sorry, but you cannot leave a comment for this post.